Apakah ASI Ibu Bisa Basi Dan Cara Mengatasinya

Apakah ASI Ibu Bisa Basi Dan Cara Mengatasinya Agar Tidak Sia – Sia : Hallo bunda, saat ini bagi bunda yang baru saja melahirkan namun juga disibukan dengan beragam rutinitas dan pekerjaan yang memaksa bunda untuk menyusui sekaligus bekerja. Hal ini kadang juga menjadikan bunda dilema dan sulit untuk menjadwalkan keduanya secara bersamaan, terlebih lagi menyusui bukan lah hal yang bisa kita tentukan jadwalnya karena menyusui disesuaikan dengan kebutuhan si buah hati katika lapar saja. Nah, lalu ada juga yang menyatakan bahwa jika ASI ibu tidak diberikan pada bayi dalam beberapa hari maka ASI dapat menjadi basi.

Pertanyaan yang bermunculan seperti apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya agar tidak sia – sia seringkali menjadi pertanyaan yang cukup serius dan banyak ditanyakan oleh bunda pada dokter atau pun pada ahli – ahli yang bersangkutan. Benarkan ASI bisa mengalami proses basi? Benarkan ASI yang lama tidak di berikan pada bayi akan menyebabkan ASI tersebut tidak di anjurkan bagi sang buah hati? Bunda pasti penasaran bukan dengan kebenaran dari pertanyaan tersebut. Yuk bunda di simak terus artikel satu ini.

Benarkan ASI Bisa Menjadi Basi?

Pertanyaan – pertanyaan apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya cukup menjadi viral dikalangan masayarakat terutama bagi ibu menyusui. Namun benarkan lagi – lagi ASI ibu bisa menjadi basi ketika dibiarkan begitu saja tidak di berikan pada sang buah hati? No no! bunda. Hal tersebut hanyalah mitos belaka. Bunda tidak perlu khawatir dengan pernyataan ASI yang akan basi ketika bunda tidak sempat memberikannya pada sang buah hati. Ketika bunda sibuk beraktifitas atau bunda bepergian jauh untuk keperluan kerja dan lain sebagainya, sementara bunda dalam fase menyusui bunda tidak perlu khawatir ASI bunda akan basi. Namun, bunda harus melakukan beberapa treatment agar ASI bunda tetap terjaga produksinya dan juga kesehatan payudara bunda bisa tetap terjaga dengan cara melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Memerah ASI

Penting bagi bunda yang sedang menyusui meskipun dalam kondisi tidak menyusui untuk tetap memerah ASI yang ada dalam payudara bunda. Kenapa demikian? Hal ini menjadi beberapa alasan untuk menjaga kesehatan ASI dan juga payudara

  1. Menghindari pembengkakan

Dengan memerah ASI cukup rutin bunda juga dapat mengurangi kondisi pembengkakan dan juga pengerasan payudara. Payudara yang bengkak dan mengeras akan sangat menyiksa kondisi bunda dan menyebabkan payudara terasa nyeri karena tekanan ASI yang sudah sangat maksimal dalam payudara. Apa bila hal ini dibiarkan maka kemungkinan yang dikhawatirkan adalah terjadinya penurunan pasokan ASI dalam payudara.

Cara Mengatasi Agar ASI Tidak Terbuang Sia-Sia

Untuk bunda yang sering bepergian dan menitipkan sang buah hati pada orang tua atau juga pada baby sitter kadang bunda juga perlu untuk menyimpan dan menabung pasokan ASI. Karena tentu bunda tahu bahwa ASI eksklusif lah makanan yang paling baik, sehat dan bergizi untuk bayi. Untuk menghindari pertanyaan apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya agar tidak sia – sia yaitu dengan melakukan beberapa hal yang sangat dianjurkan berikut ini:

  1. Memerah susu

Jika bunda ingin menyiapkan ASI eksklusif untuk si buah hati selama bunda bepergian jauh maka bunda bisa memerah ASI bunda untuk disimpan sebagai makanan si bayi

  1. Siapkan botol susu steril

Ketika memerah ASI, siapkanlah botol ASI yang steril dengan cara merebus botol dalam air panas 10 sampai 15 menit hal ini untuk menghindari kontaminasi bakteri dalam botol dan menjaga ASI dalam kondisi prima

  1. Tutup rapat botol ASI
  2. Masukan dan simpan dalam kulkas

Jika dalam kasus apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya bagaimana agar ASI tersebut tidak menjadi sia – sia. Bunda juga perlu waspada karena jika dalam kondisi ASI di luar payudara kondisi ASI juga harus sering diperhatikan. Selama ASI dalam payudara memang tidak ada kata basi dan akan selalu siap diberikan pada sang buah hati. Namun jika kondisi ASI berada diluar payudara maka bunda perlu lebih kritis dan bertanya apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya agar tidak terbuang sia – sia.

Sebetulnya jika ASI sudah ada dalam botol ASI dan kondisinya dijaga tetap steril bisa saja ASI tersebut tahan lama dan tidak mengalami basi. Namun, dalam jangka waktu cukup lama kadang ASI botolan juga bisa menjadi basi. Cirinya yaitu ASI akan terlihat dalam dua lapisan yang memisah antara cairan dan seperti endapan. Hal ini sudah dipastikan bahwa ASI sudah tidak dianjurkan untuk diberikan pada bayi. Nah jadi untuk menanggapi apakah ASI ibu bisa basi dan cara mengatasinya bunda bisa menerapkan beberapa tips di atas.

Kapan ASI Ibu Akan Keluar Saat Kehamilan

Kapan ASI Ibu Akan Keluar Saat Kehamilan ?: Hallo bunda, calon bunda dan terutama calon bunda baru yang terkadang masih sering kebingungan karena masih awam terhadap hal – hal yang berhubungan dengan kehamilan. Banyak sekali pertanyaan dibenak bunda biasanya terutama bunda baru seperti “kapan ASI ibu akan keluar ?” atau kadang juga yang khawatir karena ASI tidak muncul bahkan hingga usia kehamilan sudah mendekati kelahiran sang bayi.

Menanggapi hal ini memang sudah pasti bunda akan sangat khawatir apa lagi hal ini menyangkut dengan sang buah hati bayi kita nantinya. Namun, bunda tidak harus cemas dan khawatir karena sebetulnya proses payudara memproduksi ASI akan berbeda untuk setiap individu, ada yang produksi ASI nya cepat ada juga yang produksi ASI nya lambat bahkan hingga hari dimana bunda melahirkan ASI masih saja belum keluar, yang harus bunda yakini adalah bahwa tuhan pasti sudah menciptakan segala sesuatu beserta pemenuhannya ya bunda.

Faktor Yang Mempengaruhi Produksi ASI

Nah, dalam hal ini bunda juga harus tahu sebenarnya apa sih yang mempengaruhi proses produksi ASI pada saat ibu hamil sehingga bunda tidak akan khawatir dan bertanya  tanya kapan ASI ibu akan keluar. Berdasarkan pemaparan dokter ahli dalam bidang ibu hamil dan sebagainya menyatakan bahwa sebetulnya produksi ASI ibu hamil di pengaruhi oleh berbagai jenis faktor dari mulai faktor yang berhubungan dengan fisik ibu hamil maupun faktor yang berhubungan dengan psikologis ibu hamil. Kedua faktor ini harus terpenuhi dan berjalan dengan seimbang agar produksi ASI bisa berjalan dengan lancar juga. Apa bila ada gangguan atau kedua faktor fisik dan juga faktor psikologisnya tidak berjalan dengan baik atau tidak terpenuhi maka produksi ASI pada ibu hamil pun dapat mengalami hambatan.

Faktor fisik adalah faktor yang berhubungan dnegan asupan nutrisi dan gizi untuk ibu hamil, horom dan juga pola istirahatnya, sedangkan faktor psikologis adalah faktor yang berhubungan  dengan kondisi ibu hamil seperti ketenangan pikiran, ketenangan hati dan juga ketenangan fikiran.

Berikut adalah beberapa hal yang harus bunda tahu mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi kapan ASI ibu akan keluar. Faktor – faktor tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kesehatan

Kesehatan ibu hamil dan kondisi yang mendukung bagi ibu hamil juga menjadi salah satu hal yang mempengaruhi produksi ASI. Karena dalam kondisi yang baik hormon – hormon yang bekerja untuk merangsang pembentukan ASI juga akan berada dalam kondisi baik pula. Untuk itu menjaga kesehatan selama masa kehamilan adalah hal yang paling utama untuk untuk bunda agar meminimalisir keluarnya ASI yang telat.

  1. Hormon

Para ahli menyebutkan bahwa ada beberapa hormon yang bekerja pada saat produksi ASI ibu hamil. Hormon tersebut diantaranya adalah hormon testosteron yang berfungsi untuk merangsang perkembangan kelenjar payudara. Hormon prolaktin yang aktif memproduksi ASI dari usia kehamilan mencapai trimester ke 2. Hormon oksitosin yang merupakan hormon yang muncul dari rasa kasih sayang atau rasa bahagia bunda, pada saat ibu dalam kondisi nyaman dan juga senang biasanya hormon ini akan meningkat dan memperlancar produksi ASI, untuk itulah kenapa pada saat setelah melahirkan sebaiknya ibu berada dalam ruangan yang sama dengan si bayi.

  1. Pikiran

Meskipun terkadang orang mengabaikan hal yang satu ini, namun ternyata hal ini bisa menjadi salah satu hal yang mempengaruhi kapan ASI ibu akan keluar. Pola fikir yang selalu positif dan juga sehat akan sangat berperngaruh baik pada proses pembentukan ASI. Dalam hal ini peran keluarga dalam mendukung dan mensupport bunda akan menjadi hal yang cukup utama.

  1. Makanan

Makanan kaya akan gizi dan nutrisi yang memenuhi kebutuhan ibu hamil sangat diperlukan

Faktor Penyebab Terhambatnya Pengeluaran ASI

Perlu bunda ketahui mengenai peristiwa kapan ASI ibu akan keluar dan kenapa ASI ibu tidak keluar juga sampai hari kelahiran. Hal tersebut bisa saja karena adanya faktor yang menghambat seperti berikut ini:

  1. Makanan yang kurang sehat seperti konsumsi alkohol dan terlalu banyak makanan yang kurang gizi atau nutrisi
  2. Merokok sangat dilarang bagi ibu hamil
  3. Konsumsi obat – obatan
  4. Stres

Dengan menghindari faktor – faktor yang dapat menyebabkan terhambatnya produksi ASI tersebut maka kemungkinan besar ASI dapat di produksi dengan lancar dan bunda tidak perlu khawatir dengan pertanyaan  pertanyaan seperti kapan ASI ibu akan keluar.

Kekhawatiran bunda yang berlebihan juga akan menjadi pemicu timbulnya stres dan menyebabkan pola fikir bunda yang kurang sehat, dengan begitu hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu ASI bunda tidak muncul juga. Untuk itu salama masa kehamilan usahakan bunda selalu senang dan berfikir positif dan silahkan bunda baca ini Cara Memperbanyak ASI setelah melahirkan